Kata kunci dalam 2 Petrus 1:4 adalah κοινωνοὶ (koinōnoi) = “pengambil bagian / partisipan”. Ini bukan sekadar “percaya kepada Tuhan.” Ini berbicara tentang ikut ambil bagian dalam hidup Allah itu sendiri. Banyak orang ingin keluar dari kerusakan dunia, tapi tetap memelihara sumbernya - yaitu keinginan (ἐπιθυμία / epithymia).
Logikanya sederhana:
Kamu tidak bisa hidup dalam natur ilahi, sambil tetap nyaman dalam pola dunia. Ayat ini tegas mengatakan bahwa partisipasi dalam Allah menghasilkan pemisahan dari dosa. Bukan teori, bukan status, tapi perubahan nyata.
“Semakin kamu mengambil bagian dalam hidup Allah, semakin kamu kehilangan selera terhadap dosa.”
Logikanya sederhana:
Kamu tidak bisa hidup dalam natur ilahi, sambil tetap nyaman dalam pola dunia. Ayat ini tegas mengatakan bahwa partisipasi dalam Allah menghasilkan pemisahan dari dosa. Bukan teori, bukan status, tapi perubahan nyata.
“Semakin kamu mengambil bagian dalam hidup Allah, semakin kamu kehilangan selera terhadap dosa.”
Kata kunci dalam 2 Petrus 1:4 adalah κοινωνοὶ (koinōnoi) = “pengambil bagian / partisipan”. Ini bukan sekadar “percaya kepada Tuhan.” Ini berbicara tentang ikut ambil bagian dalam hidup Allah itu sendiri. Banyak orang ingin keluar dari kerusakan dunia, tapi tetap memelihara sumbernya - yaitu keinginan (ἐπιθυμία / epithymia).
Logikanya sederhana:
Kamu tidak bisa hidup dalam natur ilahi, sambil tetap nyaman dalam pola dunia. Ayat ini tegas mengatakan bahwa partisipasi dalam Allah menghasilkan pemisahan dari dosa. Bukan teori, bukan status, tapi perubahan nyata.
“Semakin kamu mengambil bagian dalam hidup Allah, semakin kamu kehilangan selera terhadap dosa.”