Dalam beberapa tahun terakhir, dunia dikejutkan oleh laporan investigasi di Gereja Katolik Italia yang mengungkap ribuan korban pelecehan oleh oknum rohaniwan. Yang mengejutkan bukan hanya dosanya, tetapi bagaimana dosa itu:

1. Disembunyikan,
2. Dibiarkan,
3. Bahkan dilindungi dalam sistem.

Akibatnya? Kepercayaan hancur, relasi sosial rusak dan Nama Tuhan ikut tercemar. Ini memperlihatkan satu kebenaran keras, dosa yang dibiarkan tidak hanya merusak individu, tetapi juga memutus relasi – baik dengan manusia maupun dengan Tuhan.

Ada satu kata kunci dalam ayat ini: מַבְדִּלִי (mavdîlîm) – “memisahkan”. Ini bukan sekadar jarak emosional, ini adalah pemisahan relasional yang aktif. Artinya:

-> Bukan Tuhan yang menjauh,
-> Dosa kita yang membangun tembok.
Dalam beberapa tahun terakhir, dunia dikejutkan oleh laporan investigasi di Gereja Katolik Italia yang mengungkap ribuan korban pelecehan oleh oknum rohaniwan. Yang mengejutkan bukan hanya dosanya, tetapi bagaimana dosa itu: 1. Disembunyikan, 2. Dibiarkan, 3. Bahkan dilindungi dalam sistem. Akibatnya? Kepercayaan hancur, relasi sosial rusak dan Nama Tuhan ikut tercemar. Ini memperlihatkan satu kebenaran keras, dosa yang dibiarkan tidak hanya merusak individu, tetapi juga memutus relasi – baik dengan manusia maupun dengan Tuhan. Ada satu kata kunci dalam ayat ini: מַבְדִּלִי (mavdîlîm) – “memisahkan”. Ini bukan sekadar jarak emosional, ini adalah pemisahan relasional yang aktif. Artinya: -> Bukan Tuhan yang menjauh, -> Dosa kita yang membangun tembok.
Like
2
1 Comments 0 Shares 50 Views